TUGAS UAS REKAYASA INTERNET 2020
Tugas UAS
Mata kuliah Rekayasa Intenet
Freddy Millenia
1.
Judul:
Sitem pengelolaan distribusi
vaksin Covid-19 dengan IoT
2.
Masalah yang diselesaikan
Distribusi vaksin adalah proses yang harus dilakukan secara teliti,
baik teliti penyimpanan dan pemerataan distribusi agar mayoritas populasi
mendapatkannya secara merata. Vaksin adalah barang yang sangat sensitif
terhadap suhu penyimpanannya. Materi genetik yang terdapat dalam vaksin dapat terurai
ketika suhu penyimpanan terlalu tinggi, sehingga vaksin tersebut sudah tidak
efektif lagi. Stok vaksin di masing masing daerah juga harus diperhatikan agar tidak
terjadi kelebihan di daerah satu dan kekurangan di daerah lainnya, ataupun
terjadi penyelundupan vaksin oleh oknum untuk dijual kembali. Pengelolaan rantai
distribusi yang baik dapat mengeliminasi masalah masalah tersebut.
Sistem ini dirancang untuk memudahkan pengelolaan rantai
distribusi dingin vaksin. Sistem terdiri dari boks penyimpanan yang didalamnya
tertanam pengontrol suhu, sistem monitoring dengan konektivitas Bluetooth, QR-code,
serta server utama sebagai pengelola sentral.
Pengontrol suhu pada boks akan menjaga suhu vaksin sesuai
ketentuan penyimpanan, perangkat monitoring akan mengumpulkan data suhu per waktu,
serta menyimpan informasi penting lainnya seperti nomer seri boks dan vaksin, tanggal
kadaluarsa, jenis, produsen, dll. Perangkat IoT terdiri dari mikrokontroler dengan
konektivitas Bluetooth. Bluetooth akan mengubungkan komputer dengan perangkat
monitoring dan melakukan pertukaran data. Data suhu per waktu yang dari boks
dapat digunakan untuk mengetahui efektifitas vaksin. Setiap check point distribusi,
QR code discan untuk mengetahui letak geografis vaksin, termasuk ketika boks akan
dibuka untuk digunakan, sehingga status vaksin selalu update.
3.
Diagram blok sistem
Berikut adalah diagram blok sistem:
4.
Flowchart
Flowchart berikut adalah alur kerja dari sistem penjaga
suhu:
5.
Alat dan spek
(1)
Mikrokontroler Arduino Nano
Spesifikasi:
Microcontroller ATmega328
Architecture AVR
Operating Voltage 5 V
Flash Memory 32 KB of which 2 KB used by
bootloader
SRAM 2 KB
Clock Speed 16
MHz
Analog IN Pins 8
EEPROM 1 KB
DC Current per I/O Pins 40 mA (I/O Pins)
Input Voltage 7-12 V
Digital I/O Pins 22 (6 of
which are PWM)
PWM Output 6
Power Consumption 19 mA
PCB Size 18 x 45 mm
(2)
Sensor suhu DS18B20
Spesifikasi:
Power supply range: 3.0V to 5.5V
Operating temperature range: -55C to +125C
(-67F to +257F)
Storage temperature range: -55C to +125C
(-67F to +257F)
Accuracy over the range of -10C to +85C:
0.5C.
Output leads: Red (VCC), Blue (DATA), Black
(GND)
Waterproof
(3)
Plat peltier TEC1-12706
Spesifikasi:
(4)
Bluetooth module HC-05
Spesifikasi:
Bluetooth protocal: Bluetooth Specification v2.0+EDR
Frequency: 2.4GHz
ISM band
Modulation: GFSK (Gaussian Frequency Shift Keying)
Emission power: ≤4dBm, Class 2
Sensitivity: ≤-84dBm at 0.1% BER
Speed: Asynchronous:
2.1Mbps(Max) / 160 kbps,
Synchronous: 1Mbps/1Mbps
Security: Authentication
and encryption
Profiles: Bluetooth
serial port
Power supply: +3.3VDC 50mA
Working temperature: -20 ~ +75Centigrade
Dimension: 26.9mm
x 13mm x 2.2 mm
(5)
Buck-Boost converter XL6009
Spesifikasi:
Tegangan input : 5-32v DC
Tegangan output : 1.2-35v DC (stabil walau input naik turun)
Arus input :
max 4A
Arus output :
max 1.5A
Efisiensi :
max 94%
Chip :
XL6009
Switching frequency : ultra high 400 kHz
Low output ripple : 30 mV
(6)
MOSFET IRF520
Spesifikasi:
Voltase: 3.3V, 5V
Voltase Output: 0 to 24V
Arus Output: < 5A (lebih besar dari 1A
tambahkan heat sink)
Voltage: 3.3V, 5V
Ports: Digital Level
Output load voltage :0-24V
Output load current: 5A (1A above need to
add heat sink)
(7)
Modul slot SD-Card NET-0016
Spesifikasi:
Supports Micro SD cards, Micro SDHC card
(high speed card)
level conversion circuit board that
interfaces level for 5V or 3.3V
power supply is 4.5V ~ 5.5V, 3.3V voltage
regulator circuit board
Standard communication interface SPI
interface
(8)
Boks dengan insulator panas
(9)
Heat sink dan kipas
(10) QR
code reader (bisa menggunakan kamera biasa)
(11) Baterai
lithium-ion
6.
Contoh pemrograman
Contoh rancangan pemrograman pengontrol suhu dan monitoring:
Contoh rancangan program pengiriman data via Bluetooth:
7.
Permasalahan dalam perancangan.
- Penelitian dan uji coba ketahanan sistem terhadap perjalanan jauh yang memakan biaya besar dan waktu yang lama
- Keterbatasan fasiliitas
- Daya yang dibutuhkan
- Kapasitas baterai
- Koneksi Internet di tiap daerah belum merata





Comments
Post a Comment